Ketua A-PPI Kota Metro Tri Agus Wantoro, S.H. Ajak Wartawan Maknai Hari Lahir Pancasila Sebagai Cerminan dan Teladan Bangsa
- account_circle Admin Kantor Hukum
- calendar_month 1/06/2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- label Artikel Hukum
Metro — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) Kota Metro, Tri Agus Wantoro, S.H., mengajak seluruh insan pers yang tergabung dalam organisasi A-PPI untuk memaknai momentum Hari Lahir Pancasila sebagai cerminan nilai-nilai luhur bangsa sekaligus teladan dalam menjalankan profesi jurnalistik.
Menurut Tri Agus Wantoro, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat persatuan, kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam sikap dan tindakan setiap warga negara, termasuk para wartawan sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Tema nasional Hari Lahir Pancasila 2026 menegaskan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia.
“Sebagai wartawan, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan bangsa melalui pemberitaan yang berimbang, objektif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Pers harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru memperkeruh suasana dengan informasi yang menyesatkan,” ujar Tri Agus Wantoro. Senin, 01/06/2026.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua LBH Adil Bangsa Yustisia yang berkantor di Jalan Budi Utomo Nomor 5, Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro itu menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis dalam menjaga kebhinekaan, mengawal demokrasi, serta menjadi jembatan informasi yang mencerdaskan masyarakat.
Ia menambahkan, semangat gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Pers yang berintegritas akan mampu menjadi pilar demokrasi yang kuat sekaligus mitra masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah dan nasional.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata. Wartawan harus menjadi teladan dalam menjaga etika, profesionalisme, dan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Tri Agus Wantoro berharap seluruh anggota A-PPI Kota Metro dapat terus meningkatkan kualitas jurnalistik, menjaga solidaritas antarwartawan, serta menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang edukatif dan membangun. Hal ini sejalan dengan semangat nasional bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
Di penghujung pesannya, Tri Agus mengajak seluruh insan pers untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum refleksi diri agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan, menjaga independensi pers, serta terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Pancasila adalah rumah besar bangsa Indonesia. Mari kita jaga bersama melalui karya jurnalistik yang bermartabat, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Saat ini belum ada komentar